apps location_searching

Monday, May 28, 2018

Perbedaan Antara Gaming dan Esports

author photo
Perbedaan Antara Gaming dan Esports


Olahraga Eletronik atau yang lebih di kenal dengan istilah eSports, memang berasal dari dunia gaming, Namun ternyata keduanya tidak dapat di sama artikan.
Beberapa pendapat dari pengamat gaming mengatakan "main game itu rekreasi, esports itu profesi, ini salah perbedaan", jelas kata, Dedy Irvan dalam agenda workshop karir yang di selenggarakan Intel di Universitas Negeri Yogyakarta (24/5).

Dedy menambahkan "eSports itu sebenarnya game yang di pakai buat profesi, kerjaanya itu game, istrahatnya itu tidak main game".
Sementara gaming, menurut dedy hanya di peruntukan untuk mengisi waktu luang, tidak untuk bertujuang profesional, karena masuk dalam ranah olahraga, atlet esports pun berpenampilan berbeda dengan pemain game biasa.

Para atlet gaming mengenakan seragam/jersey layaknya atlet cabang olahraga lain, mereka juga bermain untuk membela tim, bukan bermain sendiri/individual, dan juga atlet gaming di latih secara profesional, termasuk dalam hal kebugaran, agar menunjang peforma di pertandingan.

Menurutnya pemahaman akan eSports perlu lebih di tekankan untuk mendukung kejayaan industri eSports di Indonesia. dengan kurangnya pemahaman tersebut banyak masyarakat yang mencapur adukan antara hanya bermain game di waktu luang dan bermain game untuk profesi, sehingga dampak dari pemahaman tersebut hanyalah dampak berbahaya bermain game.

eSports seperti permainan olahraga lain, akan memeliki dampak yang positif jika di kelola dengan baik dan profesional, "balapan di jalan raya ugal-ugalan, salah. Balapan di sirkuit dan juara membawa bendera "merah putih", benar. ungkap dedy kepada media.

Dedy mengatakan masuknya eSports ke Asian Games 2018 dalam skema eksibisi, dapat membantu "membersihkan" stigma negatif eSports yang masih kurang paham, terutama bagi golongan orang tua.

Menjadi seorang atlet eSports membutuhkan keseriusan dan konsentrasi karena bukan hanya sekedar mainan di kala waktu luang, altet eSports pun perlu keseriusan dan ketekunan dalam menekuni bidang tersebut. Dedy juga menuturkan perlunya keseriusan dan fokus agar dapat menjadi pemain eSports profesional, Manajemen waktu menjadi masalah utama para milenial yang ingin terjun ke dunia eSports.
Next article Next Post
Previous article Previous Post
Penawaran Terbaru